8 Jul 2011

Tazkirah

Bila al-Quran mula bersuara…


Waktu engkau masih kanak-kanak.............kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu', aku kau sentuh dalam keadaan suci, aku kau pegang
Aku, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra


Sekarang engkau telah dewasa..............
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......


Sekarang, aku tersimpan rapi sekali, sehingga engkau lupa di mana aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu.
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan


Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.


Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Di waktu petang, aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....


Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau abaikan dan engkau lupakan...


Waktu berangkat kerja pun kadangkala engkau lupa baca pembuka surah2ku
(Bismillah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati muzik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stesen radio kesukaanmu
Begitu mengasyikkan.


Di meja kerjamu tiada diriku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di komputermu pun kau putar muzik kegemaranmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
Email temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Malah untuk forward pun engkau rasa malas sekali
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku


Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV
Menonton bermacam-macam program yang belum tentu mendapat pahala
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekadar membaca facebook dan chatting sahaja


Waktu pun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam almari mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama
Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafaz yang tidak semerdu dulu
Engkau pun kini terangkak-rangkak ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu


Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya
Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolongmu?
Yang pasti ayat-ayat Allah yang ada padaku dapat menolongmu
Itu janji Tuhanmu, Allah Maha Besar


Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
Kubur yang setia menunggu mu...........


Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu
Jika aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat
Dan akulah "Al-Quran", kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.


Peganglah aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suciYang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibrail melalui Rasulmu


Keluarkanlah segera aku dari almari, lacimu....
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingati Tuhanmu.


Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dahulu....
Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai


Jangan engkau biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....


****Sama-sama kita mengambil iktibar!!

Nukilan Suzana Gha

No comments:

Post a Comment

Cik Ton ucapkan ribuan terima kasih di atas kesudian anda meninggalkan komen.

LinkWithin